mencari artikel

Memuat...

Kamis, 22 April 2010

Sirup Jahe

Assalamualaikum WW,


Hai kawan, jumpa lagi dengan saya, si pembagi ilmu he...he... 
Hari ini saya ingin berbagi ilmu tentang pembuatan Sirup Jahe yang juga merupakan salah satu produksi dari usaha saya dengan merk Toeniel.
Tapi seperti biasa sebelum saya berbagi ilmu mengenai pembuatan sirup jahe, ada baiknya kita mengenal sedikit tentang tanaman jahe yang manfaatnya sangat banyak untuk kesehatan kita, agar kawan-kawan semua tambah semangat untuk mencoba resep saya kali ini, setuju khan? ....
Oke sekarang kita mulai ya,

Mengenal Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
------------------------------------------------------------------------  
Jahe sudah sangat familiar di kehidupan kita sehari-hari sebab jahe biasa kita gunakan sebagai pelengkap bumbu dapur dan juga sebagai minuman penghangat tubuh. Coba siapa yang tidak kenal dengan sirup jahe yang rasanya hangat dan dapat menyembuhkan suara kita yang serak atau hilang. (ini penting banget bagi penyanyi lho he..he..).  Juga minuman STMJ (susu telor madu jahe) yang biasa di jual di warung-warung pinggir jalan ataupun di restoran dan hotel mewah sebagai minuman yang dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh kita dan menghilangkan pegal-pegal atau capek-capek setelah lelah bekerja seharian.. 

Tanaman Jahe di daerah Aceh disebut dengan Halia, masyarakat Minangkabau biasa menyebutnya dengan si Padeh atau sipodah, di Jawa, Madura, maupun masyarakat Sasak menyebutnya dengan Jahe, Jae atau jhai. Sedangkan masyarakat Bima menyebutnya dengan reja, adapun orang Sumba menyebut dengan Alia.

Tanaman Jahe termasuk dalam famili Zingiberaceae yang mempunyai  batang semu tegak. Tingginya dapat mencapai 1 meter. Daunnya tunggal berbentuk lanset dengan panjang antara 10-25 cm dan lebar 1,5 - 2 cm. Tepi daun jahe rata, ujungnya runcing dengan pangkal tumpul dan berwarna hijau. Bunga jahe berupa malai yang tersembul di permukaan tanah dengan mahkota bunga berbentuk tabung berwarna kuning kehijauan.

Jahe tumbuh dengan baik di daerah tropis atau subtropis dengan ketinggian tempat 300-900 m diatas permukaan laut dengan curah hujan 2500-400 mm/tahun. Jenis tanah yang disukai adalah latosol, andosol dan regosol yang gembur.

Berdasarkan ukurannya, jahe terdiri dari 3 jenis, yaitu jahe putih besar yang basa disebut dengan jahe badak atau jahe gajah, jahe putih kecil biasa disebut jahe emprit dan jahe merah. Jahe Gajah biasa dipakai untuk bumbu dapur dan industri makanan dan minuman, sedangkan jahe emprit dan jahe merah digunakan untuk campuran obat dan jamu tradisional.
Bagian yang digunakan adalah rimpang jahe.

Kandungan Kimia dan efek farmakologi
-----------------------------------------------  
Berdasarkan buku-buku kesehatan yang saya baca antara lain "Tanaman berkhasiat Antioksidan""Ramuan Tradisional untuk Pelangsing Tubuh" karangan Hernani dan Mono Rahardjo,  karangan Drs. Bambang Mursito, Apt., M.Si., kandungan kimia dari rimpang jahe adalah senyawa fenolik seperti shogaol dan gingerol, seskuiterpen zingiberen, zingiberol, kurkumen, sesquiphellandren, zingeron, 6-dehidrogingerdion, gingerglikolipid dan asam organik (asam laurat, palmitat, oleat, linoleat dan stearaf), Vitamin A yang terkandung dalam jahe sebanyak 30 IU dan Vitamin C 4 mg. Selain itu jahe mengandung minyak damar, asam malat, asam oksalat dan gingerin.

Efek farmakologi dari rimpang jahe adalah sebagai antiinflamasi. Dalam bukunya tersebut diatas Drs. Bambang Mursito, Apt., M.Si, menyatakan bahwa pemberian oral serbuk dari rimpang jahe pada penderita rematik dan penyakit musculoskeletal dilaporkan telah menurunkan tingkat rasa sakit dan pembengkakan. Suatu penelitian di Cina melaporkan bahwa 113 penderita rematik dan sakit punggung kronik merasakan penurunan tingkat rasa sakit, penurunan pembengkakan tulang sendi dan perbaikan fungsi tulang sendi setelah disuntik dengan 5-10 % ekstrak rimpang jahe.

Manfaat Jahe
----------------  
Dari buku pintar saya ternyata terlihat bahwa kegunaan utama dari rimpang jahe adalah untuk menghangatkan badan , memperlancar pengeluaran keringat (diaforetik), obat memar (antiinflamasi), menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) serta menyembuhkan sakit kepala, kolestrol, rematik, sakit gigi dan gigitan ular. Selain itu rimpang jahe juga dapat  menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton mentagrophytes, tricophyton rubrum dan Microsporum canis canis.
 Di Arab, Jahe dimanfaatkan untuk afrodisiak sedangkan di Cina jahe dipergunakan sebagai teh.

Bagaimana kawan, hebat dan banyak sekali ya kegunaan serta manfaat tanaman jahe bagi kehidupan dan kesehatan kita sehari-hari. Ayo semangat dong untuk mencoba resep sirup jahe saya, dijamin anda nggak rugi deh untuk mencobanya.
Oke, kita mulai ya...

Resep Sirup Jahe
--------------------   
Bahan :
----------  
  1. Jahe Gajah Segar 1/2 kg
  2. Jahe merah/jahe emprit 1/2 kg
  3. Gula pasir 1kg
  4. Gula jawa 1 kg
  5. Serai 3 batang, memarkan
  6. Cengkih 7 butir
  7. Pala 1/2 butir, tumbuk halus
  8. Kayu Manis ukuran 10 cm 1 batang
  9. Garam 1 sendok teh 
  10. Air bersih 2 liter 

Cara Pembuatan
---------------------  
  1. Cuci bersih rimpang jahe hingga bebas dari segala kotoran ataupun tanah kemudian kupas kulitnya dan cuci ulang sekali lagi agar kotoran benar-benar hilang.
  2. Parut jahe dan peras agar keluar sari jahenya , tampung dalam panci/wadah. Parutan jahe diperas beberapa kali agar sarinya dapat terambil semaksimal mungkin. Agar memudahkan pemerasan,parutan jahe perlu diberi air secukupnya. Untuk 1 kg jahe dapat disediakan 1/2 liter air.
  3. hasil akhir pemerasan jahe berupa cairan kental berwarna kuning kecoklat-coklatan.
  4. Siapkan 2 liter air bersih dalam panci, masukkan serai, kayu manis, pala, cengkih, garam, rebus sampai mendidih dalam keadaan tertutup.
  5. Jika perebusan bumbu telah mendidih, masukkan sari jahe dan rebus kembali sampai mendidih dalam keadaan panci terbuka, kemudian saring dengan kain saringan agar lebih bening dan bersih
  6. Kemudian panaskan larutan jahe beserta bumbu-bumbu yang telah disaring, masukkan gula pasir dan gula jawa, masak sampai larut dan mendidih.
  7. Jika sudah larut, kental serta mendidih, angkat dan dinginkan, jika sudah dingin simpan dalam botol steril .
  8. Sirup jahe siap untuk dihidangkan ataupun dijual .

Mudah khan kawan, selamat mencoba .....


Produk Toeniel dapat diperoleh di counter  :
 - Jalan Tanjung Karang 80 Perak Surabaya 
- Dupak Grosir Surabaya Lt Dasar Stan No. 1-2, Jl. Gundih Surabaya (500 Meter dari Pusat Grosir Surabaya (PGS) / Pasar Turi )
- Jalan Akim Kayat 17 Gresik telp.031 3972431
- Jalan Deltasari Indah Blok AY No. 41, Waru Sidoarjo 
atau hubungi kami di (031) 3522842 / 3573521/70906565 , 08123007801   

Wassalamualaikum WW, 

Ny. Hj.Alicce Hanafi

7 komentar:

  1. Mbak ALicce
    kami sedang mencari berbagai cara mengolah hasil panen yang sering tidak terjual atau meningkatkan harga jual, untuk dilatihkan pada penduduk desa yang memiliki waktu luang setelah bertani, agar mendapat penghasilan tambahan dan tidak bermigrasi ke kota. salah satunya ingin mengajak menanm jahe di pekarangan dan membuat aneka makanan dari jahe , trimaksih resepnya

    BalasHapus
  2. Mbak Tuti,
    Alhamdulillah jika sedikit ilmu saya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di desa mbak tuty, terimakasih atas komennya, ikuti terus ya blog saya ini juga yang lainnya.

    BalasHapus
  3. Mbak Alicce
    Trima kasih infonya tentang Jahe. Saya udah lama ingin membuat Syrop Jahe. Mudah-mudahan ini berhasil. untuk kepentingan saya sendiri.
    Dapatkah Jahe dicampur dengan Kunyit dan Temulawak?. Sekali lagi trimakasih
    Rief

    BalasHapus
    Balasan
    1. Riva, terimakasih sudah mengunjungi blog saya. Untuk sirup jahe jangan dicampur dengan kunyit ataupun temulawak karena rasanya akan berbeda tetapi kalau ingin membuat sirup temulawak dapat ditambahkan jahe karena rasanya akan sedikit lebih pedas/hangat sedangkan untuk kunyit sepertinya juga akan merubah rasa

      Hapus
  4. sudah lama saya tertarik dengan usaha pembuatan sirup jahe. akhirnya disini saya menemukan jawaban. terima kasih untuk sharing artikelnya.semoga usaha anda semakin berjaya.

    BalasHapus
  5. wahh...
    jadi pengen nyoba rasanya.
    mbak alicce,itu sirup jahenya d jual juga di jembatan merah plaza II, surabaya t ?
    soalnya saya pengen beli langsung. ^_^

    BalasHapus
  6. Assalamu'alaykum,
    Saya ingin memulai bisnis es teler, hanya saja saya belum menemukan sirup yang tepat agar es teler tersebut beda dengan kompetitor lain karena memiliki rasa dan aroma yang unik.
    Mohon berkenan untuk berbagi resep untuk sirup yang saya maksud tersebut.
    Terima kasih.
    Wassalamu'alaykum.

    BalasHapus